Cari Blog Ini

Peran, Tantangan Guru di Era Industri 4.0 (SDIT Terbaik di Bandung)

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat di era sekarang ini telah memberikan dampak yang luar biasa terhadap kehidupan kita. Pendidikan adalah salah satu yang terkena dampaknya. Majunya dunia digital mampu memudahkan siswa dalam belajar dan memudahkan guru dalam mengajar. Dampak dari kemajuan dunia digital dalam pendidikan adalah keharusan menguasai bahasa asing. Mengapa bisa demikian? karena bahasa Inggris adalah bagian yang tak terpisahkan dari pemanfaatan teknologi, Karena dunia literasi dan komunikasi sudah terjadi di antar negara sehingga masyarakat harus menguasai bahasa asing yaitu bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.
Dalam hal ini, peran guru di era industri 4.0 menjadi sangat menantang, tidak hanya harus menguasai IT yang memumpuni namun juga harus bisa menguasai bahasa Inggris. Peran ini tentu harus dilakukan oleh semua guru tidak hanya mengandalkan guru bahasa Inggris, namun guru bahasa Inggris memiliki peran sentral untuk mendorong guru-guru yang lain dalam melakukan speaking in English for daily. Revolusi industri ini memberikan tantang besar kepada guru-guru, inovasi, kreativitas, dan kemampuan literasi menjadi hal penting untuk menghadapi tantangan ini.
Guru adalah agen perubahan agent of change guru harus mampu berinovasi dalam pembelajaran. Era revolusi industri 4.0 tidak merubah peran guru sebagai pendidik, Namun kemampuan seorang guru harus selalu up to date dan mampu menjawab tantangan zaman. SD Ar Rafi Drajat adalah sekolah islam terpadu terbaik di kabupaten Bandung. Guru- guru SD Ar Rafi Drajat selalu mengupgrade skill mereka dihanya dibidang pedadogy namun juga dalam bidang teknologi informasi dan bahasa Inggris. SD Ar Rafi Drajat adalah sekolah bilingual yang insya Allah akan sanggup mencetak siswa-siswi hebat yang akan menjawab tantangan zaman. Kualitas pendidik di SD Ar Rafi Drajat sangat memumpuni sehingga sekolah ini menjadi model sekolah bilingual berbasis IT terbaik di kabupaten Bandung. Oleh: Muhamad Riandy, S.Hum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar